BASA
Rubrik Basa adalah rubrik yang memuat tulisan bernuansa sains. Disebut basa karena dalam beberapa kasus, sains telah berhasil memecahkan persoalan-persoalan, termasuk persoalan sosial. Semisal, bagaimana kita bisa bahagia, sedih, kesal, marah? Sains menjelaskan fenomena itu dengan keberadaan senyawa hormon dalam tubuh macam dopamin, endorfin, gaba, dan sejenisnya. Seperti basa yang mampu menggeser nilai pH suatu asam, meski tak selalu sempurna, sains mampu berkontribusi dalam memberikan jawaban atas “asem”-nya kehidupan sosial kita. Tak terhitung bagaimana hukum fisika dapat menjelaskan dan membantu perkembangan teknologi yang membantu relasi sosial manusia saat ini, bukan? Cocokologi yang oke?

Cheminsight : Membangun Ikatan Kovalen atau Hidrogen?
Dulu saya belajar ilmu nahwu di pesantren. Kyai saya menjelaskan, dibalik ilmu gramatika bahasa Arab yang diajarkan, bait demi bait alfiyah ibn malik punya nilai filosofis yang mendalam. Sebagai contoh, ada bait alfiyah berikut.ولا يجوز الإبتدا بالنكرة # مالم تفد كعند...
Menertawakan Diri di Masa Lalu, Mensyukuri Jalan yang Dilalui
Beberapa hari ini setelah membeli HDD untuk saya pasang di PC, saya mulai merapikan file di laptop saya yang hampir over capacity, merah semua. Yang namanya beres-beres arsip, saya mengupayakan efisiensi waktu, tapi tetap saja kadang ada satu dua hal yang bisa...
Penataan Ulang Karbokation, Awal dari Sebuah Perjalanan
Ini adalah tulisan pertama di tahun 2025. Ternyata, butuh 14 hari berlalu untuk membuat tulisan perdana di tahun 2025 ini, hehehe. Seperti yang banyak orang bilang, tahun demi tahun, kita harus punya resolusi. Satu, dua atau beberapa hal yang ingin dicapai di tahun...
Cheminsight: Belajar Seni Berbagi dari Nukleofil
Saat berhadapan dengan penguji dalam suatu wawancara, ada pertanyaan unik nan menarik dari salah seorang penguji. "Coba jelaskan nilai-nilai kimia yang relevan dalam tasawuf". Seketika otak saya dituntut untuk berpikir cepat untuk mencari bahan jawaban. Seketika saya...
Presentasi Kimia dengan Bahasa Arab
Karena suatu alasan, saya harus mencari argumentasi dan bukti yang menguatkan bahwa saya punya kapasitas berbicara dalam bahasa arab. Tentu saja saya cukup memahami, meski tak seperti alumni gontor dan pesantren bahasa, presentasi adalah sesuatu yang dipersiapan, by...
ChemInsight : Belajar inklusivitas dan Meritokrasi dari Reseptor Protein
Hari demi hari berlalu, ternyata cukup lama blog ini tak memuat tulisan receh. Kalau boleh saya beralasan, kemandekan ini akibat sibuknya saya persiapan tes CPNS, hehe. Selepas tes SKD, barulah saya bisa sedikit bernafas lega. Meski nilai belum memenuhi target,...
Sikap Meremehkan Ilmu dan Pendidikan
gambar hanya pemanis Di era yang serba digital ini, ilmu sudah bukan menjadi barang langka. Kita bisa dengan mudah search di google untuk apapun yang ingin kita ketahui. Terlebih, fitur artificial intelegence (AI) macam chatgpt yang luar biasa canggih. Meski tak...
Krisis Kompetensi
Bersama Prof. H. Moh. Nasir, Ph.D (Stafsus Wapres) Sering kali dalam obrolan ringan di warung kopi, saya mendengar banyak orang meremehkan gelar akademik. Mereka berpandangan, kultur pendidikan formal dari SD hingga SMA, bahkan hingga perguruan tinggi, tidak punya...
Memegang Tongkat Komando Wisuda
Saya sudah dua kali di Wisuda, tentu yang saya hitung adalah wisuda sarjana dan magister. Wisuda TK, meski dulu saya juga pakai toga, tidak saya masukkan hitungan. Konon, wisuda ini berasal dari bahasa Sanskerta, 'visuddha' yang berarti selesai. Lulus dari TK masa iya...