GARAM
Rubrik Garam adalah rubrik yang memuat tulisan keagamaan, terkhusus keislaman. Disebut garam karena garam adalah hasil dari reaksi netralisasi asam dan basa. Seperti agama dalam pemahaman saya. Agama adalah tempat netral dalam memandang kehidupan kita. Seasam apapun realitas sosial yang kita hadapi, sebasa apapun sains yang terkesan tak bertuan dan tak bertuhan, bahkan dalam tahap tertentu menjadi amoral, reaksi keduanya menjadi paduan yang tak berbahaya dan menenangkan. Jika asam berlebih di lambung, yang terjadi adalah iritasi. Jika basa mengenai kulit kita, gatal akan dirasa. Jika garam ditambahkan kedalam masakan, rasa nikmat akan dirasakan. Asal jangan terlalu berlebihan, bisa hipertensi dan berperan menjadi silent killer! tul gak?

Mulud Dulu, Mulud Lagi, Mulud Terus
Sudah menjadi tradisi di daerah tempat tinggal saya jika bulan robiul awwal tiba, undangan untuk menghadiri acara maulid nabi datang bertubi-tubi. Undangan itu berasal dari jamaah musholla, majlis, lingkungan, keluarga besar, bahkan personal rumah per rumah. Suasana...
Cara Berwudhu yang Peka Sosial
Seperti keluarga middle-class muslim negara ber-flower pada umumnya. Hari sabtu sesekali kami isi dengan nge-Mall ke Cirebon. Terlebih, aturan PPKM sekarang semakin longgar. Anak-anak sudah diperbolehkan masuk Mall, saya dan istri juga sudah mengikuti vaksinasi...
Kampanye (Anti) Arab
Kemarin, baru saja saya membaca pesan di grup WA Ngaji Aswaja NU mengenai perilaku kehidupan dan saat kematian Mustafa Kemal Attaturk, Revolusioner dan Bapak Bangsa Turki.Pesan itu menceritakan Attaturk yg sangat an ti-Arab dengan gagasan sekuler-radikal nya....
Hikayat Aliran Shareiyyah Komentariyyah
Oleh : Fawwaz Muhammad FauziSelamat malam sahabat. Selamat Malam Madiun, Kereta yg mengantarkan saya pulang kebetulan sudah sampai Madiun, Kota yang namanya saya kenal dari Buku Sejarah SD/SMP/SMA tentang pemberontakan PKI dulu. Sekarang saya kebetulan berkuliah di...
Si Penerawang Pencuri yang Menerawang ke Awang-Awang
sumber : http://sofyanruray.info/Assalamualaikum, Selamat Malam, Salam sejahtera bagi kita semua, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT serta eksis dalam menjalani kehidupan sehari-hari (ko pembukaannya ala-ala surat resmi ya?). Kali ini penulis hanya...
Terjebak dalam Simbolitas yang Semu : Distorsi Relasi Eksistensi-Esensi
Oleh : Fawwaz M. Fauzi Berbicara mengenai simbolitas, maka kita akan berpikir mengenai simbol-simbol. Simbol ini bisa diartikan sebagai lambang yang mewakili sesuatu yang ada...
Menjadi Primordialis yang Bijaksana
Oleh : Fawwaz Muhammad Fauzi "Pendapatku benar, tapi memiliki kemungkinan salah. Sedangkan pendapat orang lain salah, tapi memiliki kemungkinan benar" ~ Imam Asy-Syafi'i Selamat Dini Hari Kota Malang, kota yang ramai akan perbedaan. Dimana hal ini sedikit banyak...
SANG DOSEN MENYOAL “SELAMAT SIANG”
Oleh : Fawwaz Muhammad FauziAssalamualaikum, SELAMAT SIANG Kota Malang, Kota Toleransi, Kota berkumpulnya berbagai macam suku, ras, budaya, dan agama, sehingga menjadi kota yang berpenduduk sangat bhinneka, dan banyak beberapa komunitas yang mengupayakan sebuah...
Perspektif Al-Qur’an : Optimalisasi Sumber Daya Alam Laut sebagai Potensi Strategis menuju Indonesia Baldatun Thoyyibatun Warabbun Ghafur
Oleh : Fawwaz Muhammad Fauzi ۞ٱللَّهُ ٱلَّذِي سَخَّرَ لَكُمُ ٱلۡبَحۡرَ لِتَجۡرِيَ ٱلۡفُلۡكُ فِيهِ بِأَمۡرِهِۦ وَلِتَبۡتَغُواْ مِن فَضۡلِهِۦ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ١٢ “Allah-lah yang menundukkan lautan untukmu supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan...